Lisda terus mennatap rintik2 hujan diluar, hujan diluar hanya rintik2 tapi dari fajar hingga jam jelang siang belum juga reda, hingga semua tanaman di halamannya menneteskan air. Seperti hati ku, walau kesalahan itu tak terlalu berat, tapi kenapa saat muncul masalah sepertinya jadi aku yang bersalah, aku yang harus memohon maaf, aku yang harus menghiburnya agar mau berdamai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
ayo.. komen nya apa..